Situs informasi aplokasi, Tips dan trik, Berita, informasi Teknologi, perkembangan Gadget dan internet.
Showing posts with label Service Hardisk. Show all posts
Showing posts with label Service Hardisk. Show all posts

Wednesday, November 13, 2019

Tips Tutorial Tips Repair Hardisk Rusak

image dari virgomood.blogspot
Hardisk computer kita rusak…..waduh bagaimana ya…???  Sebelum ganti yang baru, dapat di lakukan tips ini terlebih dahulu. Secara teknis harddisk yang rusak dapat diperbaiki, tergantung level kerusakannya. Caranya pribadi aja :

Level 1
Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, diadaptasi dengan brand harddisk dan banyaknya bad sector.

  • Untuk penangan awal dapat gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C dipakai untuk mebersihkan cluster yg rusak.
  • Langkah kedua kalau belum berhasil dapat gunakan jadwal Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
  • Jika belum berhasil juga anda dapat gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
  • Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
  • Jika masih belum bisa, anda dapat lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak memakai sector yang rusak.

Level 2
Kerusakan yang terjadi pada level 2 yakni Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini dapat disebabkan oleh virus atau kesalahan memakai jadwal utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih gampang dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
  • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan memakai FDISK atau Disk Manager >
  • Untuk mengembalikannya dapat gunakan software menyerupai Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.

Level 3
Kerusakan yg menimbulkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak dapat digunakan, selalu muncul pesan error pada ketika komputer melaksanakan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk tanda-tanda ini banyak terjadi pada harddisk brand Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda dapat download jadwal Firmware dari website brand harddisk tersebut.

Level 4
Kerusakan yang menimbulkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak dapat dipakai lagi. Ini level yang tersulit lantaran untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronik dan komponen dalamnya. Menanggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara, diantaranya :
  • Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk 
  • Mengganti IC pada mainboard Harddisk 
  • Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk 
  • Cara yg extreme harddisk yg rusak dapat dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, dapat dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya. 
Semoga ini dapat jadi rujukan pemanis buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk. Semoga berhasil.
Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tips-tricks/cara-memperbaiki-harddisk-yang-rusak/

Tuesday, November 12, 2019

Tips Tutorial Cara Memperbaiki Kerusakan Hardisk Dengan Chkdsk

Silahkan Anda Like di Facebook yang akan diperbarui setiap kali kami menemukan tutorial yang menarik dan inovatif yang Insya Allah bermanfaat  - Kerusakan hardisk yakni salah satu hardisk.

Kali ini klikblogmu akan mengembangkan perihal tools bawaan windows, CHKDSK / checkdisk  untuk menyidik dan memperbaiki kerusakan hardisk. Jika kita jalankan secara terencana tools ini sangat berkhasiat untuk merawat dan meningkatkan performa computer yang mulai menurun disebabkan  bad sector, lost clusters, cross-linked files, dan directory errors. Ada dua Cara Memperbaiki Kerusakan Hardisk Dengan CHKDSK yaitu :

1. CHKDSK Melalui Command Prompt/dos.
Buka tampilan Command Prompt


Setelah jendela terbuka ketikkan CHKDSK D: /F /R


Keterangannya
CHKDSK D:  Periksa hardisk partisi D:
/F                    Perintah tersebut dipakai untuk merepair error tanpa melaksanakan scanning bad sector.
/R                   Perintah tersebut dipakai untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data.

2. CHKDSK melalui  My Computer atau Window Explorer.
Buka Windows Explorer, atau My Computer.

Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now.

Jendela Check disk option akan tampil. Chek option yang dipilih, start.
System windows akan melaksanakan investigasi dikala pertama kali dinyalakan, kita tinggal tunggu kesannya hingga selesai.

" Jika berkenan silahkan gabung dan ngobrol di IT-Newbi - Cari solusi bareng-bareng..."

Tips Tutorial Recovery Data & Partisi Yang Hilang Dengan Test Disk Parted Magic


Blogku Blogmu - Belajar yaitu proses trial dan error, jadi selalu beresiko atas kegagalan sistem. Hal ini dialami klikblogmu yang mencar ilmu menciptakan dual boot di satu sistem komputer. Karena proses resize hardisk dan install dual boot, ternyata gubrax.......partisi gak sanggup dibaca. Kaget, pucat...panik juga alasannya yaitu data-data kerjaan ada disana....

Di coba dengan hiren cd.....alhamdulillah si partisinya masih ada Cuma unlocated aja. Wah harus cari cara untuk Recovery Data dan Partisi yang hilang.....Karena dulu pernah download Parted Magic dari  http://partedmagic.com/doku.php?id=downloads..langsung aja burning isonya menjadi cd.

Berikut langkah-langkah Recovery Data & Partisi yang Hilang dengan Test Disk Parted Magic

Setting boot dari cd di BIOS
Boot dengan CD partedmagic kemudian pilih nomor 1 (Default settings)


kemudian pilih Xorg


 Jika sudah masuk ke partedmagic, buka terminal yang berada di pojok kiri bawah bersahabat start menu, dengan icon ibarat mirip monitor



jalankan perintah
# testdisk


 Pilih Create untuk menciptakan log dari proses restore partisi kali ini



Jika sudah, akan muncul daftar harddisk atau media penyimpanan yang terhubung dengan komputer


Setelah itu, pilih jenis tabel partisi yang ada, pada kesempatan ini klikblogmu menentukan Intel


Dibagian ini akan muncul daftar susunan partisi yang ada ketika ini, kita pilih Quick Search untuk melihat daftar partisi yang hilang atau sudah terhapus, kita juga sanggup membackup isi dari partisi yang ada dengan menentukan Backup.



Didepan nama partisi terdapat jenis dari partisi tersebut, D untuk Deleted, * untuk Primary bootable, P untuk Primary, L untuk Logical, dan E untuk Extended. Untuk mengubah jenis partisi dari Deleted menjadi ibarat semula, misalnya * (Primary bootable) kita cukup memakai panah ke kanan pada keyboard sehingga tanda D berkembang menjadi *. Ingat !!! jangan hanya merubah 1 partisi saja, ubah juga seluruhnya kalau ada tanda D didepan nama partisi tersebut.



Pastikan susunan partisinya ibarat semula, tekan enter kemudian muncul konfirmasi susunan yang akan terbentuk, kemudian pilih Write


Setelah kita menentukan Write, akan muncul konfirmasi untuk melaksanakan penulisan tabel partisi, kita pilih Yes. Jika sudah final Testdisk akan meminta kita restart komputer untuk melihat perubahannya.


dan hasilnya.....alhamdulillah komputer berjalan normal ibarat semula....